Saturday, 15. December 2018Login | Forgot password |
Articles: Politik
Strategi Menuju Indonesia Baru 2033

Relasi-relasi yang perlu kita tata itu haruslah menjadi salah satu panduan, disamping panduan-panduan normatif dan etik yang dibuat para founding fathers bangsa, dalam rencana-rencana dan tindakan praktis kita untuk mencapai tujuan jangka panjang. Upaya menata atau merekayasa tatanan relasi berbagai dimensi kehidupan tadi tidak ada hubungannya dengan sikap belenggu-membelenggu kebebasan manusia, karena apapun pilihan cara bermasyarakat dan bernegara yang kita ambil kita tidak akan menemukan kebebasan yang hakiki. Memilih jalan kebebasan sebebas-bebasnya di bidang politik maupun ekonomi, tetap saja sebagian besar dari kita akan dihadang oleh belenggu tirani elite, tirani oligarki, tirani pemilik modal besar, dan sebagainya. Melepas belenggu-belenggu seperti ini sama pentingnya dengan melepas belenggu rejim otoriter dan totaliter yang bertindak mengatasnamakan negara.



"Pindah Ibukota, Tak Hanya Bangun Kota Tapi Juga 'Jiwa' Baru"
Akar macetnya Jakarta sederhana: pekerjaan bertumpuk di tengah  kota, tapi para pekerja tinggal di tepi. Akibatnya pada siang hari,  populasi di Jakarta membengkak. Kepadatan itu baru mengempis pada malam  hari. Demikian kata pakar kebijakan publik dari Universitas Indonesia,  Andrinof Chaniago. (foto: Google)Sumber: Suaramedia.com 31 Juli 2010
“Soal kemacetan bukan cuma soal teknis transportasi,” ujar Andrinof Chaniago. Dia pakar kebijakan publik dari Universitas Indonesia. Suaranya pesimis.

Dia, misalnya, tak percaya solusi menambah panjang jalan, dan juga jalan tol. Mass Rapid Transit pun dianggapnya percuma. Bagi Andrinof, akar macetnya Jakarta sederhana: pekerjaan bertumpuk di tengah kota, tapi para pekerja tinggal di tepi. Akibatnya pada siang hari, populasi di Jakarta membengkak. Kepadatan itu baru mengempis pada malam hari.


Pendapat Tujuh Pakar Soal Pemindahan Ibukota
Sumber: Vivanews.com
Andrinof Chaniago

Dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia ini adalah pendukung kuat pemindahan Ibukota. Andrinof yang mendalami kebijakan publik ini menyatakan, daya dukung Pulau Jawa khususnya Jakarta dan sekitarnya tak memadai lagi untuk Ibukota.

Andrinof menyatakan, satu bom sosial siap meledak di Jakarta 20 tahun lagi. Kesenjangan sosial kian tajam, kriminalitas tinggi, taraf kesehatan menurun. Gangguan jiwa meningkat.

"Kalau tak ada keputusan politik untuk pindah Ibukota, kita mungkin menghadapi ledakan sosial seperti Mei 1998," kata Andrinof pada Kamis 29 Juli 2010. Solusinya bagi Andrinof, Ibukota harus dipindahkan ke sebuah kota baru di Kalimantan.


Pindah Ibukota

Sumber: Rakyat Merdeka

Membuat ibukota Jakarta senyaman mungkin, atau kalau akhirnya ibukota negara dipindah, harus menjadi pemikiranyang benar-benar serius. Bukan sekadar wacana dan permainan opini. Karena, Jakarta sudah benar-benar tidak manusiawi. Bayangkan, akibat kemacetan yang sangat parah hampir setiap hari, kerugian mencapai sekitar Rp 12,8 triliun per tahun, yang berasal dari biaya operasional kendaraan, kesehatan masyarakat, serta kerugian waktu.



Wacana Pindah Ibukota dan Kemacetan
Sumber: birokrasi.kompasiana.com
Wacana pemindahan suatu pusat pemerintahan ke daerah  lain karena keadaan dikota yang digunakan sekarang telah begitu padat penduduk, sering banjir, sering macet, dan sampah tak terkelola dengan baik, adalah suatu wacana yang tidak menyelesaikan akar permasalahan. Karena suatu permasalahan yang terjadi disuatu kota tentu ada penyebab yang menimbulkan permasalahan tersebut terjadi. Bila akar permasalahan tidak pernah dituntaskan tapi lebih mudah mencarikan pemecahan dengan membangun suatu kota baru sebagai pusat pemerintahan tentu ini bukanlah jalan terbaik bagi perbaikan kinerja dan menyelesaikan suatu masalah
Menu Utama
Berita Terpilih
Isran Noor: Apkasi dukung pemindahan ibukota

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Belum Terbuka

Tingkatkan Infrastruktur di Luar Pulau Jawa

Seminar "Mewujudkn Pertumbuhan yang Berkeadilan dan Berkelanjutan"

Partai Jangan Jadi Persewaan Mobil

Atasi Kesenjangan Pendapatan, Pemerintah Dorong Pertanian, Industri

Cagub yang Kalah Harus Legowo

Air Bersih PR Gubernur

Kanal Banjir Timur, 2,7 Juta Warga Jakarta Terhindar Banjir

Jokowi Berpeluang ke DKI Naik Esemka

Kegiatan
Pemaparan Konsep Usulan Pemindahan Ibukota di Kalimantan

Diskusi Pemindahan Ibukota, di Universitas Nasional

Launching Visi Indonesia 2033

Pendapat Para Pakar
M Jehansyah Siregar

Tata Mutasya

Yayat Supriyatna

Andrinof Chaniago

Sonny Harry B. Harmadi

Haryo Winarso

Calender
December 2018
M T W T F S S
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31
Shoutbox
You must login to post a message.

12.07.2014
Info Lengkap Foredi Gel.

03.07.2014
Selamat Datang www.foredi.asia
Today Online
Guests Online: 1
Members Online: 0
Total Members: 1,330
Follow Us