Saturday, 20. April 2019Login | Forgot password |
'Investment Grade' Tak Jamin Investasi Sektor Riil
News

INILAH.COM, Jakarta - Kategori investment grade ternyata belum menjadi jaminan banjirnya investasi ke Indonesia. Kemampuan Indonesia dalam memenuhi energi yang masih minim serta birokrasi yang ruwet dan rawan korupsi akan menjadi penghadang perkembangan investasi asing.

Guru Besar Ekonomi Universitas Ahmad Erani Yustika mengungkapkan, kategori investment grade yang diberikan Fitch Rating belum bisa menjadi jaminan meningkatnya investasi asing langsung (FDI) di Indonesia. "Investment grade tidak serta merta menaikkan investasi, belum tentu seperti lancarnya jalan tol," tuturnya kepada INILAH.COM di Jakarta, Rabu (11/1).

Menurutnya, ada beberapa hal pokok yang menjadi kendala peningkatan investasi saat ini yaitu belum stabilnya jaminan pasokan energi, minimnya infrastruktur, dan birokrasi yang masih ruwet. "Bukan soal pasokan energi saja, tapi infrastruktur termasuk untuk listrik masih menjadi masalah," ungkapnya.

"Juga adanya praktik korupsi, seperti laporan Bank Dunia dan lembaga internasional lainnya menilai tingginya korupsi di Indonesia yang menyebabkan daya saing investasi rendah," paparnya.

Untuk pasokan energi, ia mengakui, Indonesia memang masih minim terutama dalam suplai gas untuk kebutuhan industri. "Ini menjadi masalah karena gas kita sebagian besar diekspor. Sementara untuk kebutuhan dalam negeri malah impor. Ini harus dibenahi," ujarnya.

Direktur The Asia Foundation untuk Program Ekonomi Indonesia Erman Rahman menyatakan, Indonesia tidak memiliki potensi penuh dalam mendukung peningkatan investasi karena adanya masalah energi dan infrastruktur. "Sebuah bisnis tidak dapat tumbuh ketika menghadapi pemadaman beberapa kali seminggu," tuturnya seperti dikutip dari CNCB.com.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan yayasan tersebut sepanjang 2010-2011, sekitar setengah dari 13.000 perusahaan mengalami pemadaman listrik setidaknya tiga kali sepekan. Dan berdasar data Bank Dunia, untuk 2011 Indonesia menduduki peringkat 161 dari 183 negara dalam kemudahan bisnis terkait kemudahan mendapatkan pasokan listrik. Angka ini turun 3 peringkat dari tahun sebelumnya. Posisi Indonesia lebih buruk dari Kongo dan Albania.

Ahmad Erani menilai, pemerintah harus fokus dalam memprioritaskan penyelesaian masalah yang berkaitan dengan pertumbuhan investasi tersebut. "Misalnya, lamanya waktu pemberian izin usaha seperti yang dilakukan Singapura, sangat cepat sekali. Itu saja bila diselesaikan dampaknya bisa sangat besar sekali untuk investasi. Pemerintah harus prioritaskan mana yang mau diperbaiki," tandasnya.

Comments
#1 | gerjj29ewj on 29 January 2012
#2 | gerjj29ewj on 12 February 2012
#3 | gerjj29ewj on 12 February 2012
#4 | gerjj29ewj on 18 February 2012
#5 | gerjj29ewj on 18 February 2012
#6 | gerjj29ewj on 01 March 2012
#7 | gerjj29ewj on 25 March 2012
#8 | gerjj29ewj on 26 March 2012
#9 | gerjj29ewj on 28 March 2012
#10 | gerjj29ewj on 29 March 2012
Post Comment
Please Login to Post a Comment.
Ratings
Rating is available to Members only.

Please login or register to vote.

No Ratings have been Posted.
Menu Utama
Berita Terpilih
Isran Noor: Apkasi dukung pemindahan ibukota

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Belum Terbuka

Tingkatkan Infrastruktur di Luar Pulau Jawa

Seminar "Mewujudkn Pertumbuhan yang Berkeadilan dan Berkelanjutan"

Partai Jangan Jadi Persewaan Mobil

Atasi Kesenjangan Pendapatan, Pemerintah Dorong Pertanian, Industri

Cagub yang Kalah Harus Legowo

Air Bersih PR Gubernur

Kanal Banjir Timur, 2,7 Juta Warga Jakarta Terhindar Banjir

Jokowi Berpeluang ke DKI ‘Naik’ Esemka

Kegiatan
Pemaparan Konsep Usulan Pemindahan Ibukota di Kalimantan

Diskusi Pemindahan Ibukota, di Universitas Nasional

Launching Visi Indonesia 2033

Pendapat Para Pakar
M Jehansyah Siregar

Tata Mutasya

Yayat Supriyatna

Andrinof Chaniago

Sonny Harry B. Harmadi

Haryo Winarso

Calender
April 2019
M T W T F S S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30
Shoutbox
You must login to post a message.

12.07.2014
Info Lengkap Foredi Gel.

03.07.2014
Selamat Datang www.foredi.asia
Today Online
Guests Online: 1
Members Online: 0
Total Members: 1,330
Follow Us